Home » » Resensi Buku Harry Potter and the Goblet of Fire

Resensi Buku Harry Potter and the Goblet of Fire

Resensi Buku Harry Potter and the Goblet of Fire



Judul Buku : Harry Potter and the Goblet of Fire
Pengarang : J.K Rowling
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama


Seri keempat Harry Potter ini bercerita tentang kisah Harry berusia 13 tahun dalam turnamen Triwizards yang seharusnya hanya boleh diikuti oleh siswa berusia 17 tahun. Turnamen itu hanya diikuti oleh tiga orang dari 3 sekolah sihir, yaitu Durmstrang, Beauxbatons, dan Hogwarts yang masing-masing diwakili oleh Victor Krum, Fleur Delacour, dan Cedric Diggory. Namun Harry menjadi peserta keempat sehingga Hogwarts memiliki dua wakil Walaupun banyak pihak yang keberatan dengan hasil seleksi, Harry tetap harus mengikuti tunamen itu karena namanya telah dipilih oleh piala api yang menyeleksi peserta dan peserta terpilih harus mengikuti turnamen sampai selesai.
Setelah Harry menyelesaikan dua tugas, penentuan juara ditentukan pada tugas yang ketiga yaitu mereka harus menemukan piala triwizards yang disimpan dalam labirin. Peserta yang pertama kali menyentuh piala adalah pemenangnya. Namun piala tersebut telah disihir oleh pangeran kegelapan musuh Harry, Lord Voldemort, sehingga siapa saja yang menyentuh piala itu akan terbawa ke tempat Voldemort berada. Harry dan Cedric yang menyentuh piala itu bersama-sama dengan seketika berada di tempat asing dimana Voldemort berada. Voldemort membunuh Cedric seketika, sementara Harry dengan bersusah payah harus berduel melawan Voldemort yang bernafsu untuk membunuh Harry agar Voldemort dapat hidup kembali. Harry dapat meloloskan diri dan kembali ke Hogwarts dengan membawa jasad Cedric. Sesampainya disana, Harry menceritakan semua kejadian sampai peristiwa yang menimpa Cedric. Sebagian orang percaya namun kebanyakan orang menyangka bahwa Harry sengaja membunuh Cedric agar Harry dapat memenangkan turnamen.
Buku ini sangat menarik karena jika Anda membacanya, Anda akan ketagihan dan terus menerus membacanya dan menunggu seri selanjutnya. Apalagi jika Anda adalah penyuka cerita fiksi. Buku ini akan membangkitkan theatre of mind Anda. Anda akan membayangkan setting yang diceritakan dengan luar biasa.
Namun tebalnya buku ini akan membuat Anda berfikir dua kali untuk membacanya. Anda harus berada dalam situasi yang santai dalam membaca buku ini. Karena buku ini akan memakan waktu Anda. Selain itu ceritanya yang bersifat khayalan tingkat tinggi akan membuat orang-orang yang realistis malas untuk membacanya karena banyak ceritanya yang tidak logis. Anda juga harus membaca seri-seri sebelumnya, karena Anda akan kesulitan memahami isi ceritanya jika Anda tidak tahu asal mula konflik dalam cerita serial Harry Potter ini.

0 komentar:

Poskan Komentar

Blogger news